Modul
I
Komunikasi,
Signifikasi, Konsep dan Sejarah.
A.
Komunikasi dan kehidupan Manusia
Tindakan
komunikasi = aksi & reaksi
1.
Komunikasi Langsung = Tidak memakai perantara
2.
Komunikasi tidak langsung = Memakai perantara, contoh : melalui media massa .
B.
Devinisi dan Karakteristi Komunikasi
Komunikasi
berasal dari bahasa inggris (Comunication) Dan bahasa Latin (Comunikatus) yang
artinya berbagi atau menjadi milik bersama.
Devinisi
: Suatu proses pembentukan, penyampaian, penerimaan dan pengolahan pesan yang
terjadi di dalam diri seseorang, 2 orang atau lebih dengan maksud dan tujuan
tertentu.
Karakteristik Komunikasi
·
Komunikasi adalah suatu proses
·
Komunikasi adalah upaya yang di sengaja dan memiliki tujuan tertentiu.
·
Komunikasi memerlukan adanya pertisipasi dan kerja sama antara pelaku yang
terlibat.
·
Komunikasi bersifat simbolis.
·
Komunikasi bersifat Transaksional.
·
Komunikasi menembus ruang dan waktu.
Perbedaan antara Komunikasi dan Publistik.
Komunikasi
= lebih menitikberatkan pada proses Interaksi, sedangkan publistik menekankan
kegiatan pada efek politis dan lebih pada penyampaian dari suatu orang kepada
public/atau masyarakat.
C.
Sejarah Komunikasi Manusia
1.
Di mulai sejak 53.000 tahun SM
2.
Tahun 22.000 Sm mulai di temukan lukisa2 di Gua.
3.
Sejarh komuniasi lebih jelas di perkirakan dapat di telusuri 4 era perubahan :
era Kom. Tulisan, era kom. Cetak, era kom. Telekomunikasi, dan kom. Interaktif.
a.
Era tulisan (4.000 Sm) Bangsa Sumeria mulai mengenal tulisan
b.
Era kom. Cetak di mulai dengan penemuan mesi cetak hand press ( Gutenberg :
1456)
c.
Era Telekomunikasi di mulai dengan penemuan telaegraf oleh samuael morse (1844)
d.
E.K Interaktif di mulai pada pertengahan abad 19.
D.
Sejarah perkembangan kOmunikasi.
Di
bagi 4 periode
·
P. taradisi retrorika : pada zaman mesir uno
·
P pertumbuhan Komunikasi antara
1900-PD II
·
P. KOnsolidasi
·
P> Teknologi Komuniasi : 1960 _ Sekarang
Retrorika
mencakup 3 unsur :
a.
Ethos ( Kredibilitas Sumber )
b.
Pathos ( Menyangkut Emosi/Perasaan)
c.
Logos ( Menyangkut Fakta)
Sekilas
Perkembangan pendidikan komunikasi di Indonesia .
Pertama
di ajar pada tahun 1949 di akademi ilmu politik yogya
Bidang
komunikasi
v
Kom. Pembangunan
v
Kom. Kehumasan
v
Kom. Periklanan
v
Kom. Broodcasting
v
Kom. Perfileman
v
Informasi dan teknologi Komunikasi
Modul
II : Proses Komunikasi
A.
Prinsip dasar proses komunikasi
Secara
Linier komunikasi 4 elemen / komponen
·
Sumber (source)
·
Pesan (Message)
·
Saluran (Chanel)
·
Penerima (receiver)
3
elemen lain yang penting dalam komunikasi
·
Akibat / Dampak
·
Feed Back (umpan balik)
·
Gangguan (noise)
Encoding
= Proses pembentukan pesan
Interpreting
= Menginerpretasikan pesan
Decoding
= membaca kode pesan
Suatu
proses komunikasi yang baik terjadi apabila terdapa overlapping imterest
(pertautan minat dan kepentingan) + menurut Wilbur Scramm.
Butuh
kerangka komunikasi ( persamaan antar tingkat pendidikan, pengetahuan, latar
belakng budaya, kepentingan dan orientasi ).
Dalam
proses komunikasi biasanya terjadi noise berupa fisik (bising, gema, gaduh) dan
psikologis ( Grogo, emosi dll)
B.
Tingkat proses Komunikasi
·
KOm intrapribadi ( terjadi dalam diri seseorang )
·
Kom antarpribadi ( bersifat lebih pribadi )
·
Kom kelompok (Untuk kepentingan setiap anggota kelompok )
·
Kom antar kelompok ( komunikasi yang terjadi antara kepentingan suatu kelompok
dengan kelompok lainya)
·
Kom organisasi ( komuniasi yang bersifat lebih formal dan terjadi lebih dari 2
orang)
·
Dan komunikasi massa .
C.
Tujuan dan akibat Komunikasi
Tujuan
komunikasi menurut Wilbur Scramm terbagi ke dalam 2 perspektif :
1.
Tujuan komunikator
2.
Tujuan Komunikan
Menurut
Lasswell Komunikasi mempunyai tiga fungsi social :
1.
Pengawasan Lingkungan
2.
Korelasi di antara bagian-bagain dari masyarakat untuk mencapai consensus
mengenai lingkungan.
3.
Sosialisasi : ( tradisi / nilai-nilai warisan social.. dan fungsi satu lagi
adalah sebagai hiburan.
Akibat
dari sebuah proses komunikasi ini dapat mencangkup tiga aspek :
1.
Aspek Kognitif : Menyangkut kesadaran dan pengetahuan.
2.
Aspek Afektif : Menyangkut perasaan dan emosi
3.
Aspek konatif : tindakan.
Model-model
yang dapat di jadikan suatu indikasi dari akibat/hasil komunikasi yang terjadi
pada pihak penerima pesan,
1.
Model AIDA
Attention/perhatian,
Interest/Minat, Desire/Keinginan, dan Action/ tindakan.
2.
Model Hierarki efek
Mewnyadari,
mengetahui, menyukai, memilih, meyakini, membeli
3.
Model adaptasi inovasi.
Pengetahuan,
persuasi, keputusan, tindakan konfirmasi
MODUL
III
MODEL2
KOmunikasi
A.
Pengertian dan fungsi model.
“dalam
pengertian luas pengertian model menunjukan seteia representasi simbolis dari
suatu benda, proses atau gagasan/ide”.
Teori
merupakan penjelasan (explanation), sedangan model hanya bebentuk representasi.
Model
Komunikasi = Representasi dari peristiwa komunikasi.
Menurut
Deutch (1966), model dalam konteks ilmu pengetahuan social mempunyain 4 fungsi,
yaitu:
ü
Fungsi mengorganisasikan
ü
Membantu menjelaskan
ü
Heuristic
ü
Prediksi
Model
komunikasi dapat di bedakan menjadi 5 kelompok
1.
Model dasar
2.
Model personal
3.
Medel terhadap efek komunikasi terhadap kebudayaan dan masyrakat.
4.
Model yang memusatkan perhatian kepada khalayak.
5.
Mencakup tentang system produksi, seleksi dan alur media massa .
B.
Model Dasar Komunikasi
1.
Model komunikasi Barnlund
ü
Model kom. Intrapersonal
ü
Model kom. Antarpribadi
2.
Model Lasswell
Menurut
lasswell ko0munikasi menyangkut 5 pertanyaan sederhana.
ü
Who ( siapa?)
ü
Says what (mengatakan apa?)
ü
In which chanel (melalui saluran apa?)
ü
To whom (kepada siapa?)
ü
Whit what effect (Efek apa yang akan di timbulkan?)
Kelemahan
model lasswel tidak di jelaskannya unsure feedback dan cenderung linier..
3.
KOmunikasi model sirkuler dari Osgood & Scramm
Encoding,
interpreting, decoding.
Menurut
model ini dalam setiap komunikasi setiap orang yang terlibat dalam proses
tersebut akan secara bergantian bertindak sebagai sumber dan penerima…
4.
Model Gerbner
5.
Model Riley & Riley
Menurut
model ini, komunikan tidak menerima pesan begitu saja, tetapi ada factor-faktor
di luar dari dirinya.
ü
Faktor Primer
ü
Faktor lainya yang menjadi rujukan
6.
Model Newcomb
Model
keseimbangan. Pada prinsipnya baik komunikatir ataupun komunikan akan melakukan
proses penyeimbangan dari masing-masing pihak, dengan tujuan agar komunikasi
berjalan lebih efektif.
7.
Model Shannon dan weaver
Melibatkan
7 komp[onen kominikasi :
Source
(sumber informasi), Message (pesan yang akan di sampaikan), Transmiter (
Saluran penyampaian), Sinyal, receiver ( alat penerima), destination (sasaran
penerima pesan), oise source ( sumber gangguan)
8.
Model Defleur.
Pengembangan
dari model Shannon dan weaver :
Shaorce,
transmitter, chanel, receiver, destination, mass media device, dan feedback
device.
C.
Model2 pengaruh Komunikasi,,
1.
Model stimulus – Respon
Menjelaskan
tentang pengaruh yang terjadi pada pihak penerima ( model jarum suntik )
2.
Model pengaruh psikologis TV dari Comstock
3.
Model Komunkasi 2 tahap.
Menurut
model ini penyebaran dan pengaruh informasi yang di sampaikan melalui media
massakepada khalayaknya tidak terjadi langsung begitu saja, tetapi akan melalui
misalnya pemuka pendapat (opinion leader)
4.
Model Sepiral Keheningan
MENURUT
MODEL INI BESAR KECILNYA PENGARUH MEDIA MASSA DI SEBABKAN OLEH INTERAKSI ANTA
MEDIA MASSA, INTERAKSI ANTAR PRIBADI, DAN MEMBANDINGANPERSEPSI PRIBADI DENFGAN
PERSEPSI YANG DI MILIKI OLEH ORANG LAIN.
MODUL
IV
Informasi,
Pesan, dan Makna
A.
Konsep dan teori kmomunikasi
1.
Pandangan tentang Kom.
Fisher
=menelompokan berbagai mpandangan mengenai konsep informasi.
·
Untuk menunjukan fakta/data yang dapat di perolehselaa tindakan kom berlangsung
·
Untuk menunjukan makna data.
·
Menganggap informasi sebagai jumlah ketidakpastian yang dapat di uku dengan ara
mereduksikanya sejumlah alternative pilihan yang terjadi.
2.
Teori Informasi
“
Jumlah keidakpastian yang dapat di ukur dengan mengurtangkasnya melalui
pemakaian sejumlah alternative pilihan yang tersedia”>
3.
Sifat Informasi
“
Ketidakpastian dan memilih”. Makin banyak ganguan, makin besar ketidakpastian,
dan semakin besar pula informasi.
4.
Mengatasi keidakpastian dengan “Redudancy”. ( Pengulangan, baik dengan kata
yang sama atau pun dengan kata yang berbeda bermakna sama).
5.
Jenis dan Kualitas Informasi.
Tinggi
rendahnya komuni8kasi dapat di liha dengan tinggakt kegunaan (Useful), nilainya
(valuable), Faktualitasnya( Faktual), keterandalanya(Rulable), Ketepatanya(
Precision), dan kebenaranya (truth).
B.
Pesan dan Makna : Antara wadah dan Isinya.
1.
Makna tentang makna.
Tiga
macam makna:
·
Makna + referensial
·
Makna yang menunjukan arti suatu istilah sejauh mana di hubungkan dengan pesan2
lain.
·
Makna intensional
2.
TEoro Makna
C.
Masalah bahasa dalam komunikasi
Bahasa
merupakan factor paling penting dalam komunikasi.
2
jenis bahasa : Verbal dan Noonberbal
·
Devinisi Fungsional
·
Devinisi Formal
Keterbatasan
pemakaian bahasa verbal
·
Bahasa itu statis, sedangkan realita itu dinamis
·
Bahasa itu terbatas, sedanglan realita itu relative ridak tewrbatasa
·
Bahasa itu abstrak, realita itu besifat nyata.
