Minggu, 30 Desember 2012

PENGANTAR ILMU KOMUNIKASI


Modul I
Komunikasi, Signifikasi, Konsep dan Sejarah.
A. Komunikasi dan kehidupan Manusia
Tindakan komunikasi = aksi & reaksi
1. Komunikasi Langsung = Tidak memakai perantara
2. Komunikasi tidak langsung = Memakai perantara, contoh : melalui media massa.
B. Devinisi dan Karakteristi Komunikasi
Komunikasi berasal dari bahasa inggris (Comunication) Dan bahasa Latin (Comunikatus) yang artinya berbagi atau menjadi milik bersama.
Devinisi : Suatu proses pembentukan, penyampaian, penerimaan dan pengolahan pesan yang terjadi di dalam diri seseorang, 2 orang atau lebih dengan maksud dan tujuan tertentu.
Karakteristik Komunikasi
· Komunikasi adalah suatu proses
· Komunikasi adalah upaya yang di sengaja dan memiliki tujuan tertentiu.
· Komunikasi memerlukan adanya pertisipasi dan kerja sama antara pelaku yang terlibat.
· Komunikasi bersifat simbolis.
· Komunikasi bersifat Transaksional.
· Komunikasi menembus ruang dan waktu.
Perbedaan antara Komunikasi dan Publistik.
Komunikasi = lebih menitikberatkan pada proses Interaksi, sedangkan publistik menekankan kegiatan pada efek politis dan lebih pada penyampaian dari suatu orang kepada public/atau masyarakat.

C. Sejarah Komunikasi Manusia
1. Di mulai sejak 53.000 tahun SM
2. Tahun 22.000 Sm mulai di temukan lukisa2 di Gua.
3. Sejarh komuniasi lebih jelas di perkirakan dapat di telusuri 4 era perubahan : era Kom. Tulisan, era kom. Cetak, era kom. Telekomunikasi, dan kom. Interaktif.
a. Era tulisan (4.000 Sm) Bangsa Sumeria mulai mengenal tulisan
b. Era kom. Cetak di mulai dengan penemuan mesi cetak hand press ( Gutenberg : 1456)
c. Era Telekomunikasi di mulai dengan penemuan telaegraf oleh samuael morse (1844)
d. E.K Interaktif di mulai pada pertengahan abad 19.

D. Sejarah perkembangan kOmunikasi.
Di bagi 4 periode
· P. taradisi retrorika : pada zaman mesir uno
· P pertumbuhan Komunikasi  antara 1900-PD II
· P. KOnsolidasi
· P> Teknologi Komuniasi : 1960 _ Sekarang
Retrorika mencakup 3 unsur :
a. Ethos ( Kredibilitas Sumber )
b. Pathos ( Menyangkut Emosi/Perasaan)
c. Logos ( Menyangkut Fakta)
Sekilas Perkembangan pendidikan komunikasi di Indonesia.
Pertama di ajar pada tahun 1949 di akademi ilmu politik yogya
Bidang komunikasi
v Kom. Pembangunan
v Kom. Kehumasan
v Kom. Periklanan
v Kom. Broodcasting
v Kom. Perfileman
v Informasi dan teknologi Komunikasi
Modul II : Proses Komunikasi
A. Prinsip dasar proses komunikasi
Secara Linier komunikasi 4 elemen / komponen
· Sumber (source)
· Pesan (Message)
· Saluran (Chanel)
· Penerima (receiver)
3 elemen lain yang penting dalam komunikasi
· Akibat / Dampak
· Feed Back (umpan balik)
· Gangguan (noise)
Encoding = Proses pembentukan pesan
Interpreting = Menginerpretasikan pesan
Decoding = membaca kode pesan
Suatu proses komunikasi yang baik terjadi apabila terdapa overlapping imterest (pertautan minat dan kepentingan) + menurut Wilbur Scramm.
Butuh kerangka komunikasi ( persamaan antar tingkat pendidikan, pengetahuan, latar belakng budaya, kepentingan dan orientasi ).
Dalam proses komunikasi biasanya terjadi noise berupa fisik (bising, gema, gaduh) dan psikologis ( Grogo, emosi dll)
B. Tingkat proses Komunikasi
· KOm intrapribadi ( terjadi dalam diri seseorang )
· Kom antarpribadi ( bersifat lebih pribadi )
· Kom kelompok (Untuk kepentingan setiap anggota kelompok )
· Kom antar kelompok ( komunikasi yang terjadi antara kepentingan suatu kelompok dengan kelompok lainya)
· Kom organisasi ( komuniasi yang bersifat lebih formal dan terjadi lebih dari 2 orang)
· Dan komunikasi massa.
C. Tujuan dan akibat Komunikasi
Tujuan komunikasi menurut Wilbur Scramm terbagi ke dalam 2 perspektif :
1. Tujuan komunikator
2. Tujuan Komunikan
Menurut Lasswell Komunikasi mempunyai tiga fungsi social :
1. Pengawasan Lingkungan
2. Korelasi di antara bagian-bagain dari masyarakat untuk mencapai consensus mengenai lingkungan.
3. Sosialisasi : ( tradisi / nilai-nilai warisan social.. dan fungsi satu lagi adalah sebagai hiburan.
Akibat dari sebuah proses komunikasi ini dapat mencangkup tiga aspek :
1. Aspek Kognitif : Menyangkut kesadaran dan pengetahuan.
2. Aspek Afektif : Menyangkut perasaan dan emosi
3. Aspek konatif : tindakan.
Model-model yang dapat di jadikan suatu indikasi dari akibat/hasil komunikasi yang terjadi pada pihak penerima pesan,
1. Model AIDA
Attention/perhatian, Interest/Minat, Desire/Keinginan, dan Action/ tindakan.
2. Model Hierarki efek
Mewnyadari, mengetahui, menyukai, memilih, meyakini, membeli
3. Model adaptasi inovasi.
Pengetahuan, persuasi, keputusan, tindakan konfirmasi
MODUL III
MODEL2 KOmunikasi
A. Pengertian dan fungsi model.
“dalam pengertian luas pengertian model menunjukan seteia representasi simbolis dari suatu benda, proses atau gagasan/ide”.
Teori merupakan penjelasan (explanation), sedangan model hanya bebentuk representasi.
Model Komunikasi = Representasi dari peristiwa komunikasi.
Menurut Deutch (1966), model dalam konteks ilmu pengetahuan social mempunyain 4 fungsi, yaitu:
ü Fungsi mengorganisasikan
ü Membantu menjelaskan
ü Heuristic
ü Prediksi
Model komunikasi dapat di bedakan menjadi 5 kelompok
1. Model dasar
2. Model personal
3. Medel terhadap efek komunikasi terhadap kebudayaan dan masyrakat.
4. Model yang memusatkan perhatian kepada khalayak.
5. Mencakup tentang system produksi, seleksi dan alur media massa.
B. Model Dasar Komunikasi
1. Model komunikasi Barnlund
ü Model kom. Intrapersonal
ü Model kom. Antarpribadi
2. Model Lasswell
Menurut lasswell ko0munikasi menyangkut 5 pertanyaan sederhana.
ü Who ( siapa?)
ü Says what (mengatakan apa?)
ü In which chanel (melalui saluran apa?)
ü To whom (kepada siapa?)
ü Whit what effect (Efek apa yang akan di timbulkan?)
Kelemahan model lasswel tidak di jelaskannya unsure feedback dan cenderung linier..
3. KOmunikasi model sirkuler dari Osgood & Scramm
Encoding, interpreting, decoding.
Menurut model ini dalam setiap komunikasi setiap orang yang terlibat dalam proses tersebut akan secara bergantian bertindak sebagai sumber dan penerima…
4. Model Gerbner
5. Model Riley & Riley
Menurut model ini, komunikan tidak menerima pesan begitu saja, tetapi ada factor-faktor di luar dari dirinya.
ü Faktor Primer
ü Faktor lainya yang menjadi rujukan
6. Model Newcomb
Model keseimbangan. Pada prinsipnya baik komunikatir ataupun komunikan akan melakukan proses penyeimbangan dari masing-masing pihak, dengan tujuan agar komunikasi berjalan lebih efektif.
7. Model Shannon dan weaver
Melibatkan 7 komp[onen kominikasi :
Source (sumber informasi), Message (pesan yang akan di sampaikan), Transmiter ( Saluran penyampaian), Sinyal, receiver ( alat penerima), destination (sasaran penerima pesan), oise source ( sumber gangguan)
8. Model Defleur.
Pengembangan dari model Shannon dan weaver :
Shaorce, transmitter, chanel, receiver, destination, mass media device, dan feedback device.
C. Model2 pengaruh Komunikasi,,
1. Model stimulus – Respon
Menjelaskan tentang pengaruh yang terjadi pada pihak penerima ( model jarum suntik )
2. Model pengaruh psikologis TV dari Comstock
3. Model Komunkasi 2 tahap.
Menurut model ini penyebaran dan pengaruh informasi yang di sampaikan melalui media massakepada khalayaknya tidak terjadi langsung begitu saja, tetapi akan melalui misalnya pemuka pendapat (opinion leader)
4. Model Sepiral Keheningan
MENURUT MODEL INI BESAR KECILNYA PENGARUH MEDIA MASSA DI SEBABKAN OLEH INTERAKSI ANTA MEDIA MASSA, INTERAKSI ANTAR PRIBADI, DAN MEMBANDINGANPERSEPSI PRIBADI DENFGAN PERSEPSI YANG DI MILIKI OLEH ORANG LAIN.
MODUL IV
Informasi, Pesan, dan Makna
A. Konsep dan teori kmomunikasi
1. Pandangan tentang Kom.
Fisher =menelompokan berbagai mpandangan mengenai konsep informasi.
· Untuk menunjukan fakta/data yang dapat di perolehselaa tindakan kom berlangsung
· Untuk menunjukan makna data.
· Menganggap informasi sebagai jumlah ketidakpastian yang dapat di uku dengan ara mereduksikanya sejumlah alternative pilihan yang terjadi.
2. Teori Informasi
“ Jumlah keidakpastian yang dapat di ukur dengan mengurtangkasnya melalui pemakaian sejumlah alternative pilihan yang tersedia”>
3. Sifat Informasi
“ Ketidakpastian dan memilih”. Makin banyak ganguan, makin besar ketidakpastian, dan semakin besar pula informasi.
4. Mengatasi keidakpastian dengan “Redudancy”. ( Pengulangan, baik dengan kata yang sama atau pun dengan kata yang berbeda bermakna sama).
5. Jenis dan Kualitas Informasi.
Tinggi rendahnya komuni8kasi dapat di liha dengan tinggakt kegunaan (Useful), nilainya (valuable), Faktualitasnya( Faktual), keterandalanya(Rulable), Ketepatanya( Precision), dan kebenaranya (truth).
B. Pesan dan Makna : Antara wadah dan Isinya.
1. Makna tentang makna.
Tiga macam makna:
· Makna + referensial
· Makna yang menunjukan arti suatu istilah sejauh mana di hubungkan dengan pesan2 lain.
· Makna intensional
2. TEoro Makna
C. Masalah bahasa dalam komunikasi
Bahasa merupakan factor paling penting dalam komunikasi.
2 jenis bahasa : Verbal dan Noonberbal
Ada 2 cara mendefinisikan bahasa :
· Devinisi Fungsional
· Devinisi Formal
Keterbatasan pemakaian bahasa verbal
Ada 3 hal yang menyebabkan keterbatasan bahaasa :
· Bahasa itu statis, sedangkan realita itu dinamis
· Bahasa itu terbatas, sedanglan realita itu relative ridak tewrbatasa
· Bahasa itu abstrak, realita itu besifat nyata.

PENGANTAR ILMU KOMUNIKASI


1. Apa itu komunikasi?
2. Penerapan komunikasi dalam keseharian
3. Cara berkomunikasi yang efektif
4. Trend perubahan masyarkat/booming
5. Tujuan dan manfaat penting komunikasi
6. Interaksi hubungan/relasi
Apa itu komunikasi?

Komunikator è pesanè komunikan
Komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari komunikator
kepada komunikan melalui media terrtentu untuk menghasilkan
efek /tujuan dengan mengharapkan feedback atau umpan balik.
• Komunikasi Interpersonal: komunikasi dalam diri
• Komunikasi Transendenta: ex. Komunikasi dengan Tuhan
• Komunikasi Organisasi: ex. Humas APMD mengadakan
jumpa pers

Tujuan komunikasi
è membangun/menciptakan pemahaman/pengertian bersama
è saling memahami è tidak harus menyetujuui
Model:
Source è Message è Destination
Fungsi komunikasi:
1. To educate è mendidik
2. To persuade è meyakinkan
3. To entertain è menghibur
4. To inform è menginformasikan

Pesan: kata-kata, lambang-lambang, simbol, ekspresi, angka,
gambar
Metode komunikasi:
• Pidato è retorika
• PR è humas è seorang PR: terampil, pandai menulis,
pandai berbicara
• Audio Visual
• Audio
• Komunikasi Organisasi
• Propaganda è kegiatan yang intens/kontinu untuk
mempersuasif pihak lain/person
Ex. Pada PD II è Nazi è Hitler è dengan mencuci otak
Setelah PD II istilah propaganda dihinari karena
mengandung nilai negatif

• Kampanye
è pada kurun waktu tertentu
ex.
Musim demam berdarah è kampanye kebersihan
Musim pemilihan kepala daerah è kampanye calon
è untuk mecari dukungan, menaruh simpati
Efek Komunikasi

• Kognisi è penambahan wawasan, pengetahuan
• Afeksi è sikap
• Psikomotorik è perubahan perilaku/perilaku baru
Bentuk-bentuk Komunikasi:

1. Interpersonal/tatap muka
- Informal
- Tanpa terencana
- Efek yang ditimbulkan bisa ketiga-ketiganya (afeksi,
kognisi, psikomotorik), karena antara yang
berkomunikasi terlibat dialog batin face to face,
langsung
2. Kelompok/group
- Jumlah lebih dari 2 orang
- Ex. Kelas (guru & mahasiswa)
- Formal
- Terencana
3. Massa/mass
- Sekumpulan orang yang dimuat komunikator dan
komunikan tidak mengenal
- Kumpulan orang-orang yang tidak sama latar
belakangnya
Ex. Terjadi sebuah tabrakan/kecelakaan banyak orang
berkumpul untuk melihat, ada tukang becak, sopir,
mahasiswa, kernet, penjual asongan, dll.

1. Komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari
komunikator kepada komunikan melalui media terrtentu untuk
menghasilkan efek /tujuan dengan mengharapkan feedback
atau umpan balik.
2. Komponen-komponen komunikasi
a. Komunikator/Penyampai pesan/Sumber/Source
Semua proses komunikasi berasal dari sumber, yang dapat
berupa
• perorangan , jika dalam komunikasi individual atau
antar perorangan, atau seorang dengan beberapa
orang
• Suatu lembaga atau organisasi, atau orang yang
dilembagakan (komunikasi dengan media massa)
b. Pesan/Message
Unsur pesan meliputi semua materi atau isi yang
dikomunikasikan antara pihak-pihak yang terlibat dalam
proses komunikasi, baik yang disampaikan secara verbal
maupun non verbal., baik secara langsung maupun tidak
langsung (melalui media massa misalnya)
Pesan dapat berupa:

• pesan verbal, misalnya: bahasa/kata-kata lisan atau
tertulis
• pesan non verbal, misalnya: isyarat, gambar, warna
• pesan paralinguistik, misalnya: kualitas suara, tekanan
suara(tinggi rendah nada bicara), kecepatan suara,
vokalisasi

c. Saluran/Media/Channel
Unsur saluran merupakan sarana tempat pesan yang
disampaikan sehingga bisa diterima dan dimaknai oleh
komunikan.
Misalnya: media massa (surat kabar, majalah, televisi,
radio dll.) telepon, surat,

d. Komunikan/Penerima pesan/Receiver
Unsur penerima merupakan sasaran dari komunikasi, bisa
terdiri dari seseorang atau beberapa orang atau suatu
lembaga/organisasi

e. Tujuan/Destination/Efect
Efek merupakan hasil dari suatu kegiatan komunikasi,
merupakan tujuan dari peserta-peserta di dalam proses
komunikasi

f. Umpan Balik/Feedback
Feedback merupakan tanggapan atas pesan komunikan
apabila tersampaikan atau disampaikan kepada
komunikator

g. Gangguan/Noise
Gangguan tak terncana yang terjadi dalam proses
komunikasi sebagai akibat pesan yang diterima komunikan
berbeda dengan pesan yang disampaikan oleh komunikator
kepada komunikan.
Misalnya: perkuliahan yang terganggu akibat ada pesawat
terbang yang melintas rendah di atas kelas

3. Tujuan utama komunikasi adalah untuk
membangun/menciptakan pemahamam atau pengertian
bersama. Saling memahami atau mengerti bukan berarti harus
menyetujui tetapi mungkin dengan komunikasi terjadi suatu
perubahan sikap, pendapat, perilaku ataupun perubahan
secara sosial:

a. Perubahan sikap (attitude change)
è seorang komunikan setelah menerima pesan kemudian
sikapnya berubah, baik postif maupun negatif. Dalam
berbagai situasi kita berusaha mempengaruhi sikap orang
lain dan berusaha agar orang lain bersikap positif sesuai
keinginan kita.

b. Perubahan pendapat (opinion change)
èDalam komunikasi berusaha menciptakan pemahaman.
Pemahaman, ialah kemampuan memahami pesan secara
cermat sebagaimana dimaksudkan oleh komunikator.
Setelah memahami apa yang dimaksud komunikator maka
akan tercipta pendapat yang berbeda-beda bagi
komunikan.
Contoh: Berita yang disampaikan oleh surat kabar.
Informasi dapat diterima khalayak dalam waktu
bersamaan, namun opini/pendapat yang muncul tiap
individu berbeda-beda.

c. Perubahan perilaku (behavior change)
èkomunikasi bertujuan untuk mengubah perilaku maupun
tindakan seseorang.
Contoh: Kampanye kesehatan misalnya mengenai merokok
menyebabkan gangguan kesehatan. Setelah mengikuti kampanye tersebut seorang perokok misalnya kemudian
berusaha mengurangi/berhenti merokok.

d. Perubahan sosial (social change)
è membangun dan memelihara ikatan hubungan dengan
orang lain sehingga
menjadi hubungan yang makin baik. Dalam proses
komunikasi yang efektif secara tidak sengaja
meningkatkan kadar hubungan interpersonal.
Contoh: Di perkantoran, seringkali terjadi komunikasi
dilakukan bukan untuk menyampaikan informasi atau
mempengaruhi sikap semata, tetapi kadang-kadang
terdapat maksud implisit di sebaliknya, yakni untuk
membina hubungan baik.

4. Manfaat penting komunikasi
a. Menyampaikan informasi (to inform)
è memberitahukan/menerangkan informasi atau hal-hal
yang belum diketahui seseorang maupun publik terhadap
apa yang terjadi kepada seseorang ataupun publik,
sehingga informasi-informasi yang diberikan dapat
menambah pengetahuan dan wawasan.
Misalnya: Media massa, melaporkan hal-hal luar biasa
ataupun berita-berita aktual kepada publik/audiens
sehingga publik menjadi mengetahui dan mengerti akan
berita tersebut.
b. Mendidik (to educate)
è memberikan pendidikan dan pengetahuan yang
bermanfaat baik secara formal, non formal maupun
informal sehingga mendorong pembentukan watak dan pendidikan keterampilan serta kemahiran yang diperlukan
pada semua bidang kehidupan
Misalnya: Seorang guru yang mengajarkan ilmu
pengetahuan kepada murid-muridnya
c. Membujuk (to persuade)
è Membujuk, mempengaruhi atau membentuk suatu opini
seseorang maupun publik, meyakinkan tentang informasiinformasi
yang diberikannya sehingga benar-benar
mengetahui situasi yang terjadi di lingkungannnya
Misalnya: Iklan TV yang mengiklankan produk , dengan
gaya persuasinya membujuk atau mempengaruhi
pemirsanya untuk menggunakan produk tersebut
d. Menghibur (to entertaint)
è memberikan hiburan atau kesenangan, sehingga
seseorang maupun publik memperoleh selingan dari
kejenuhan yang dialaminya karena takanan-tekanan baik
dalam pekerjaan, pergaulan dan lainlain yang dialami dalam
kehidupan sehari-hari.
Misalnya: Musik, Komedi, Tari, Olah Raga